Blog

Sihir yang Membebaskan: Demistifikasi Perempuan Patriarki dalam Sihir Perempuan (Susastra, 2005)

SUSASTRA, Jurnal Ilmu Sastra dan Budaya 1.2 (Desember 2005): 167-174. Oleh: Manneke Budiman   …   yang juga menarik untuk diperbincangkan, adalah teknik penceritaan. Dalam hal inilah barangkali Intan Paramaditha membedakan dirinya dari para penulis segenerasinya. Intan bertutur dengan strategi yang diperhitungkan secara cermat dan metodik untuk mencapai efek tunggal yang klimaktik pada akhir setiap

Read More

Teror itu Bernama Perempuan (diskusi buku Reader’s Digest, 2005)

Oleh Donny Gahral Adian paper untuk diskusi buku Reader’s Digest di Aksara Bookstore, 5 Agustus 2005. Apa yang tak terjelaskan selalu menciptakan teror. Teror datang saat kita memandang ke sumur tanpa dasar. Atau ke sudut gelap sebuah rumah tua. Teror adalah anak kecil yang takut melongok ke kolong tempat tidurnya karena tak tahu apa yang

Read More

Perempuan yang Menyihir (Kompas, Juni 2005)

Kompas, 26 Juni 2005 Resensi oleh Chusnato Sejumlah cerpen yang dimuat di beberapa koran memunculkan hasil karya penulis perempuan muda. Satu per satu dari mereka mulai menerbitkannya menjadi buku. Setahun silam, nama Linda Chistanty dengan buku kumpulan cerpennya Kuda Terbang Maria Pinto menjadi momentum terpenting bagi generasi penulis perempuan muda seangkatannya saat didaulat terbaik di

Read More

Works

Situs ini memuat arsip dan informasi seputar karya fiksi dan non fiksi Intan Paramaditha. Jika Anda tidak dapat menemukan yang Anda cari, gunakan formulir di halaman “contact.” Kredit foto: – Foto World Power/Doll Houses, oleh Intan Paramaditha, merupakan salah satu penunjuk arah di Rijksmuseum Amsterdam. – Foto ‘header’ dan ‘about’ Intan Paramaditha oleh Ugoran Prasad.

Read More