Tag Archives: Fiction

Visiting a Haunted House (Asymptote, July 2017)

  Intan Paramaditha, Asymptote,  translated by Stephen J. Epstein A piece excerpted from the novel Gentayangan: Pilih Sendiri Petualangan Sepatu Merahmu (The Wandering: Choose Your Own Red Shoes Adventure)   This isn’t your usual ghost story, you know. It’s a completely ordinary tale, nothing special. My grandmother expired, as most grandmothers do, four days after I turned twenty-nine.

Read More

Kabar: Proyek fiksi di tahun 2017

Berikut adalah proyek fiksi Intan Paramaditha di tahun 2017 (scroll down for English):   1) Proyek berjalan a) Kumpulan Budak Setan #2, antologi kelanjutan Kumpulan Budak Setan karya Eka Kurniawan, Intan Paramaditha, dan Ugoran Prasad. Antologi baru ini memuat cerpen horor dari lebih banyak penulis. b) Terjemahan kumpulan cerpen dalam Bahasa Inggris oleh Stephen Epstein. Dalam rencana

Read More

Wawancara dengan Ruang Gramedia

Sebongkah Pemikiran Intan Paramaditha Syarafina Vidyadhana 05 Oktober 2016 G: Anda menulis skripsi mengenai pengalaman sublim tokoh Prometheus dan ideologi gender dalam Frankenstein (Mary Shelley). Selain itu, Anda juga menyukai karya-karya Margaret Atwood. Bagaimana kedua penulis ini mempengaruhi visi Anda sebagai seorang penulis dan feminis? IP: Saya belajar dari Mary Shelley dan Margaret Atwood, sebagaimana juga kemudian

Read More

Undangan terbuka: Kumpulan Budak Setan #2

Januari 2017 Eka Kurniawan, Intan Paramaditha, dan Ugoran Prasad mengundang para penulis untuk berpartisipasi dalam menjelajah berbagai kemungkinan pemaknaan atas cerita horor dan bergabung dalam kumpulan cerita pendek Kumpulan Budak Setan #2. Untuk memperoleh gambaran lebih jauh mengenai proyek ini, silakan tengok buku pertama Kumpulan Budak Setan dan membaca “Pengantar Kumpulan Budak Setan #2”. Informasi selengkapnya di kumpulanbudaksetan.com.

Interview: “I am a Slave to Narrative”

The Indonesian fiction writer Intan Paramaditha on the political potential of horror and writing as a feminist practice December 10, 2015 Intan Paramaditha published her first short story collection, Sihir Perempuan (Black Magic Woman), at the age of 25. That same year, she left Indonesia to go to graduate school in the United States, where she has

Read More